Deretan Pelatih Lokal Italia Calon Pengganti Allegri Di Juventus
howexplore - Deretan Pelatih Lokal Italia Calon Pengganti Allegri Di Juventus | thenational.ae
howexplore - Deretan Pelatih Lokal Italia Calon Pengganti Allegri Di Juventus |

HOWEXPLORE – Juventus menjadi tim pertama sepanjang sejarah yang mampu menjuarai Liga Italia Serie A selama 8 musim berturut turut. Pada musim 2018/2019, Juventus telah memastikan diri menjadi penguasa Italia jauh sebelum Liga berakhir, yaitu pada pekan ke 33 ketika mengalahkan Fiorentina 2-1. Saat ini (pekan 36) Si Nyonya Besar meraup 89 point, sedangkan Napoli sebagai rival terdekatnya berada jauh di belakang dengan 76 point, terpaut 13 point.

Meski Liga Italia masih menyisakan dua pertandingan, gonjang ganjing seputar pengganti Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan Juventus kian menguat. Massimiliano Allegri telah mampu melanjutkan kejayaan Juventus yang telah ditinggal Antonio Conte. Kala Allegri datang ke Turin, Conte telah menyumbang 3 trofi Liga Italia Serie sepanjang 3 musim beruntun untuk Bianconeri. Di tangan Allegri, Juventus secara defacto menjadi penguasa Liga Italia Serie A selama 5 musim.

Manajemen Bianconeri menginginkan penyegaran di klub meskipun Massimiliano Allegri menjadi pelatih pertama yang membawa 5 trofi Serie A berturut turut dalam sejarah klub kota Turin tersebut. Manajemen menginginkan pelatih yang mampu membawa trofi Liga Champion Eropa ke kota Turin.

Selama melatih Juventus, Massimiliano Allegri sudah 2 kali membawa Bianconeri ke partai puncak Liga Champion Eropa, tapi sayangnya takdir tidak berpihak kepada dirinya. Pada musim 2014/2015 Juventus gagal menjadi juara setelah dikalahkan Barcelona 3-1. Sementara di musim 2016/2017 giliran Real Madrid yang menghancurkan asa Si Nyonya Besar dengan 3 gol tanpa balas.

Ada Beberapa pelatih yang diincar Juventus untuk menancapkan tonggak kejayaan klub tersebut di Italia dan Eropa. Diantara pelatih yang menjadi incaran Bianconeri, terdapat nama nama pelatih lokal Italia. Siapa saja pelatih tersebut?

  1. Antonio Conte

Antonio Conte pernah menukangi Juventus pada musim 2011/2012 hingga 2013/2014. Di tangannya, Bianconeri kembali mengejawantahkan jati dirinya sebagai tim terkuat di daratan Italia setelah bertahun tahun lamanya tenggelam dalam kasus calciopoli. Ia mampu menancapkan mental juara kepada setiap pemainnya untuk bermain penuh spirit demi meraih kemenangan.

Salah satu hal yang menjadi kelebihan Antonio Conte adalah mampu “menjinakkan” pemain bandel dan mendorong sang pemain untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Salah satu contoh pemain itu adalah Carlos Tevez. Tevez yang dikenal nakal dan sulit diatur oleh pelatih manapun di dunia, nyatanya tak berkutik ketika dilatih Conte. Tevez bahkan selalu bermain prima setiap dipercaya turun ke lapangan.

Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi pernah berkata “The King is dead, long live for The King”. Ucapan itu dilontarkan Moggi tatkala Conte meninggalkan Juventus pada musim panas 2014. Keinginan Si Nyonya Besar untuk mendatangkan Antonio Conte sepertinya cukup sulit karena Inter Milan juga terang terangan mengaku tertarik menggunakan jasa Conte.

  1. Maurizio Sarri

Maurizio Sarri menjadi salah satu pelatih yang ada dalam daftar incaran Juventus. Meskipun Sarri belum pernah meraih trofi, kemampuan melatih Sarri memang layak mendapat pengakuan. Maurizio Sarri menjadi aktor intelektual tatkala Empoli menjadi tim yang sulit untuk dikalahkan di Liga Italia Serie A musim 2014/2015. Kala itu Empoli yang merupakan tim promosi di Serie A mampu menjadi batu sandungan tim tim papan atas.

Empoli pun menjadi kuda hitam yang tak dapat dipandang sebelah mata. Sarri dikenal mampu memaksimalkan skuadnya yang biasa biasa saja menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Meskipun dengan skuad terbatas, Sarri tak ragu untuk menerapkan taktik menyerang kepada timnya. Hal ini tentu saja berbeda dengan sebagian besar pelatih Italia yang cenderung menerapkan permainan bertahan. Taktiknya seringkali disebut sebagai Sarriball.

Maurizio Sarri kembali menjadi viral di Italia ketika memoles tim asal kota kelahirannya, Napoli. Tiga musim melatih Napoli, Ia telah mengangkat harkat dan martabat Napoli sebagai sebuah tim legendaris di Italia. Napoli selalu menjadi pengganggu Juventus dalam perebutan trofi Liga Italia Serie A.

  1. Carlo Ancelotti

Pria yang dijuluki Don Carlo ini menjadi salah satu incaran Juventus untuk mengisi kursi pelatih musim depan. Don Carlo pernah menangani tim raksasa Italia ini pada musim 1999/2000 hingga 2000/2001. Saat itu Carlo Ancelotti hanya mampu mempersembahkan trofi Intertoto. Carlo Ancelotti merupakan pelatih penuh pengalaman, terutama di Liga Italia Serie A.

Ancelotti pernah membawa AC Milan menjuarai Liga Italia Serie A pada musim 2003/2004. Ia juga membawa AC Milan merajai Eropa dua kali pada musim 2002/2003 dan 2006/2007. Selain itu, Ancelotti juga mengembalikan kejayaan Real Madrid di daratan Eropa pada musim 2013/2014. Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid saat ini pernah mengatakan bahwa Ancelotti adalah salah satu pelatih yang menginspirasinya.

Pengalaman Carlo Ancelotti dalam membawa AC Milan dan Real Madrid meraih trofi Liga Champion Eropa diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Juventus di benua biru tersebut. Musim ini Ancelotti menukangi Napoli, satu satunya tim yang menjadi pengganggu Juventus dalam meraih Liga Italia Serie A.