Inter Milan Membantai Lecce Tanpa Ampun Setelah Conte Berteriak Kepada Seluruh Pemainnya
howexplore - Inter Milan Membantai Lecce Tanpa Ampun Setelah Conte Berteriak Kepada Seluruh Pemainnya | okeinfo.net
howexplore - Inter Milan Membantai Lecce Tanpa Ampun Setelah Conte Berteriak Kepada Seluruh Pemainnya | okeinfo.net

HOWEXPLOREInter Milan sepertinya sangat serius untuk menjadi penantang Juventus dalam perebutan trofi Liga Italia Serie A musim ini. Setelah ribuan purnama hancur lebur di Serie A, akhirnya La Beneamata, julukan Inter Milan, benar-benar berusaha bangkit dengan mengalahkan Lecce di awal liga.

Kemenangan yang dihasilkan tim biru hitam pun juga tidak tanggung-tanggung, yaitu 4-0. Hasil tersebut cukup mengejutkan publik sepakbola Italia karena biasanya rival dari AC Milan itu lebih sering dibantai daripada membantai.

Inter Milan Yakin Meraup 3 Point

howexplore - Inter Milan | akamaized.net

howexplore – Inter Milan | akamaized.net

Bertarung di depan para pendukungnya sendiri, La Beneamata yakin mampu meraup 3 point dari tim yang namanya seperti rasa sirup tersebut. Setelah kick off babak pertama dimulai, laga berjalan sangat lambat seperti film drama kelas B yang membosankan.

20 menit pertama sama sekali tidak ada peluang yang tercipta. Kedua tim bermain terlalu hati-hati. Romelu Lukaku yang dibeli dengan harga mahal dari tim papan tengah Liga Inggris, Man Utd, terlihat hanya berlari-lari kecil di tengah lapangan.

Ia seperti kebingungan untuk melakukan sesuatu. Bayang-bayang karir buruk seperti musim lalu saat masih bermain untuk Man Utd pun muncul di benaknya. Melihat timnya bermain lambat, pelatih Inter Milan, Antonio Conte berteriak ke anak buahnya untuk aktif menyerang.

“Hey Lukaku, lakukan sesuatu, jangan Cuma lari-lari doank. Kami merekrutmu untuk bermain sepakbola, bukan untuk berlari-lari doank. Kalau Cuma lari-lari doank, mending kami merekrut Usain Bolt, bukan kamu,” Teriak Antonio Conte.

“Kamu tuh mahal tau. Harta klub ini hampir habis buat beli Kamu. Presiden klub saja mengorbankan diri untuk gak makan nasi demi menghemat uang buat beli Kamu, dan ia rela hanya makan roti setiap hari,” tambah Antonio Conte kepada Lukaku.

Teriakan Conte Membuat Lukaku Bersemangat

Lukaku yang mendengar kata-kata pedas sang pelatih kemudian mulai bersemangat untuk bermain. Ia kemudian mencoba untuk merebut bola dari kaki pemain. Sayangnya ia merebut bola dari kaki pemain satu timnya sendiri. Conte yang melihat kejadian itu lalu berteriak lagi ke Lukaku.

“Hey Lukaku. Aduh, kenapa Kamu merebut bola dari kaki temanmu sendiri. Jangan asal rebut donk. Lihat donk bro, “ teriak Conte. Lukaku yang mendengar ocehan pelatihnya kemudian merespon.

“Maaf bos, kami berdua sudah lebih dari teman,” jawab Lukaku.

Conte yang mendengar jawaban Lukaku hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia tak tahu lagi harus menanggapi jawaban anak asuhnya tersebut dengan bagaimana. Conte hanya dapat mendoakan agar mereka berdua langgeng.

Tidak lama kemudian, tuan rumah mencetak gol pertamanya lewat Marcelo Brozovic di menit ke 21. Para suporter dan pemain cadangan yang duduk di bench berteriak kegirangan. Bayang-bayang kebangkitan mulai muncul di benak mereka.

“Hey Lukaku, contoh tuh temanmu si Brozovic. Brozovic yang murah saja bisa cetak gol. Kok Kamu yang mahal dan memecahkan nilai transfer dalam sejarah klub ini gak bisa cetak gol sih? Gimana ceritanya?” Teriak Conte kepada Lukaku.

Tidak berapa lama dari terjadinya gol pertama, tuan rumah mampu mencetak gol keduanya. Gol tersebut dicetak oleh pemain yang hobi ngambekan, Stefano Sensi. Gol tersebut diproses dengan sangat cantik dengan mengecoh pemain lawan yang diakhiri tendangan mendatar yang tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Lecce, Gabriel.

“Hey Lukaku. Contoh tuh temanmu Stefano Sensi. Orangnya sensian tapi bermain profesional dengan mencetak gol. Masa sih Kamu yang gak sensian gak bisa cetak gol,” teriak Conte kepada Lukaku. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Romelu Lukaku Cetak Gol Pertama Untuk Inter Milan

howexplore - Lukaku Inter Milan Serie A | newsapi.com.au

howexplore – Lukaku Inter Milan Serie A | newsapi.com.au

Setelah break sejenak dengan ngopi-ngopi dan makan cemilan sembari ngobrol santai, kedua tim segera kembali ke lapangan. Pada awal babak kedua, Lecce mencoba bangkit dan bermain menyerang.

Lecce ingin mebuktikan bahwa mereka bukanlah tim sembarangan. Di pihak Inter Milan, Romelu Lukaku yang di babak pertama Cuma lari-lari doank, mencoba bermain lebih baik setelah disindir habis-habisan oleh sang pelatih.

Hasilnya, pada pertengahan babak kedua, Romelu Lukaku akhirnya mampu mencetak gol pertamanya di laga ini, sekaligus gol pertamanya di Liga Italia Serie A. Gol itu ia cetak setelah tembakan Lautaro Martinez gagal diantisipasi dengan sempurna oleh gabriel. Sehingga bola muntah tersebut segera disambar oleh Romelu Lukaku. 3-0 untuk Inter Milan.

“Gol ini Aku dedikasikan untuk Man Utd. Terima kasih telah memberi banyak kesempatan kepadaku,” kata Lukaku.

Lecce Bermain Kasar, Tendang Kaki Pemain Inter Milan

Tertinggal 3 gol, Lecce bukannya memperbaiki permainan dan mengejar ketinggalan. Tapi malah bermain kasar. Pemain tim tamu, Diego Farias yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti, harus keluar lagi karena di kartu merah oleh wasit setelah menendang kaki dari pemain tuan rumah, Nicolo Barella.

Wasit yang melihat aksi tak terpuji Diego Farias tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah kepada sang pemain.

“Kenapa Kamu menendang kakinya hey? Tendang bolanya, bukan kaki. Yang fair donk?” Kata wasit yang bertugas malam itu.

“Aku memang masuk karena ditugaskan khusus nendang kaki bro, bukan bola, maaf,” ucap Diego farias dengan tidak terpuji sambil keluar dari lapangan pertandingan.

Kekurangan 1 pemain di lapangan membuat Lecce bermain semakin kacau. Hasilnya, di menit ke 82, pemain Inter Milan kembali mencetak gol melalui kaki seorang pemain pengganti bernama Mauro Politano lewat kerja sama apik dengan pemain mahal, Romelu Lukaku.

Namun wasit segera menganulir gol itu setelah diberi tahu hakim garis bahwa Lukaku dalam kondisi offside. Antonio Conte yang menyaksikan kejadian tersebut kembali berteriak kepada Lukaku.

“Hey Lukaku, Kamu tuh mahal lho bro, masa bisa offside sih. Pemain mahal tuh gak boleh offside tahu gak?” Teriak Antonio Conte dengan gusar.

Romelu Lukaku yang mendengar teriakan bosnya terlihat memasang muka tak senang. Melihat ekspresi tersebut, Conte kembali berteriak kepada Lukaku.

“Hey Lukaku, jangan ngambek donk. Awas kalau ngambeg. Namamu kuganti Romelu Sensi,” kata Antonio Conte.

Romelu Lukaku Gak Ngambekan

Romelu Lukaku pun membuktikan bahwa dirinya bukan pemain ngambekan dengan membuka ruang yang menyebabkan pertahanan Lecce terbuka lebar. Hal itu segera dimanfaatkan dengan baik oleh Antonio Candreva untuk melepaskan tendangan keras dari luar kotak pinalti yang masuk mulus ke gawang Lecce yang dikawal Gabriel. 4-0 untuk Inter Milan.

Skor tersebut bertahan hingga wasit mengakhiri pertandingan. Pelatih, pemain, dan suporter tuan rumah bahagia dengan hasil kemenangan itu. Sebuah kemenangan istimewa di awal kompetisi yang menandaskan bahwa Inter Milan kini akan bangkit dan menggeser dominasi Juventus daratan Italia musim ini.

Susunan Pemain Inter Milan Vs Lecce

Inter Milan: Samir Handanovic, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Milan Skriniar, Antonio Candreva, Matias Vecino (Nicolo Barella 66), Marcelo Brozoviz, Stefano Sensi (Roberto Gagliardini 73), Kwadwo Asamoah, Lautaro Martinez (Matteo Politano 78), Romelu Lukaku.

Lecce: Gabriel, Marco Calderoni, Fabio Lucioni, Luca Rossettini, Andrea Rispoli (Romario Benzar  72), Zan Mejer, Panagiotis Tachtsidis, Jacopo Petriccione (Marco Mancosu 61), Filippo Falco, Gianluca Lapadula, Andrea La Mantia (Diego Farias 62).