Joker Tuai Banyak Pujian Di Venice Film Festival
howexplore - Joker Tuai Banyak Pujian Di Venice Film Festival | indiewire.com
howexplore - Joker Tuai Banyak Pujian Di Venice Film Festival | indiewire.com

HOWEXPLORE – Para penggemar superhero bulan depan dapat menyaksikan sebuah film yang telah ditunggu-tunggu sepanjang tahun ini, yaitu Joker. Tapi, film yang menampilkan Joaquin Phoenix sebagai pemeran utama ini sudah dirilis lebih awal di Venice Film Festival akhir bulan Juli lalu.

Ada sebuah moment mengejutkan yang terjadi setelah perilisan film ini. Setelah film ini selesai, para penonton melakukan standing ovation sepanjang 8 menit tanpa henti. Kejadian tersebut sempat membuat actor Joaquin Phoenix yang turut hadir di perilisan itu tak kuasa untuk meneteskan air mata.

Phoenix membalas respon penonton dengan salam hormat dan melambaikan tangan. Ia pun memeluk sutradara Todd Philips yang juga hadir di perhelatan itu. Sang actor dan sutradara tampaknya tak mengira filmnya bakal diapresiasi sedemikian rupa.

Joaquin Phoenix Tidak Terpengaruh Dengan Para Pemeran Joker Di Masa Lalu

Apresiasi di Venice Film festival adalah tanda bahwa film yang menampilkan villain terbesar Batman ini berhasil. Joaquin Phoenix mampu menjawab ekspektasi penonton. Tentu saja tidak mudah bagi Phoenix untuk memerankan Joker.

Hal itu karena para penggemar superhero di seluruh dunia sudah kadung jatuh cinta dengan Joker versi Heath Ledger di Batman: The Dark Knight yang diproduksi tahun 2008. Heath Ledger mampu menampilkan sang anti hero dengan sangat memikat.

Apa yang ditampilkan oleh Ledger menjadikan para penggemar selalu membandingkan Joker lain yang diperankan actor berbeda setelah Ledger. Contohnya ketika Jared Leto tampil memerankan sang badut psycho tersebut di film Suicide Squads.

Meskipun penampilan Jared Leto tak buruk-buruk amat. Namun para penggemar menilai ia masih kalah jauh dengan versi yang dimainkan Ledger. Hal itu nyatanya tak menjadi beban untuk Phoenix. Dalam pengakuannya setelah film ini dirilis, ia mengatakan sama sekali tak terpengaruh dengan pemeran Joker di masa lalu, termasuk Heath Ledger.

“Saya tidak melakukan pengulangan dari sosok Joker (yang telah hadir di masa sebelum-sebelumnynya). Ini terasa semacam sesuatu yang menjadi kreasi kami bersama,” ungkap Joaquin Phoenix kepada Variety.

howexplore - Joaquin Phoenix | dccomics.com

howexplore – Joaquin Phoenix | dccomics.com

Lewat Perannnya Sebagai Joker, Phoenix Dinilai Layak Mendapatkan Oscar

Direktur artistik di Venice Film Festival, Alberto Barbera dengan meyakinkan mengatakan bahwa akting phoenix di film tersebut pantas membuatnya mendapatkan Piala Oscar tahun depan. Film ini menampilkan sosok villain Batman jauh sebelum ia bertemu sang superhero Gotham.

Berkisah tentang Arthur Fleck, seorang standup comedian yang menderita depresi dan berevolusi menjadi sosok psikotik di kota Gotham. Hal itu terjadi karena berbagai kejadian buruk yang menimpa dirinya.

Setelah rilis di Venice Film Festival, Film ini akan melanjutkan penayangannya di Toronto International Film Festival. Sebagai informasi, Toronto Internationa Film Festival tahun ini juga menampilkan film Indonesia, Gundala yang disutradarai oleh Joko Anwar. Menariknya, Gundala akan bersaing bersama Joker untuk mendapatkan nominasi yang sama.

Tentu saja kabar tersebut membuat para penikmat film di Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya penikmat film bertema superhero menjadi bangga salah satu film dari negaranya bersaing dengan film yang diprediksi mendapatkan Piala Oscar.

Dengan apresiasi yang besar dari para penonton di Venice, juga pernyataan dari Alberto Barbera, maka membuat film ini semakin ditunggu oleh penggemar superhero di seluruh muka Bumi. Para penikmat film superhero di Indonesia baru dapat menyaksikan tingkah polah Arthur Fleck pada tanggal 2 Oktober.