Jurgen Klopp Harus Mengantisipasi Agar Trio Firmansah Tetap Stabil Untuk Liverpool Musim Depan
howexplore - Jurgen Klopp Harus Mengantisipasi Agar Trio Firmansah Tetap Stabil Untuk Liverpool Musim Depan | posmetropadang.co.id
howexplore - Jurgen Klopp Harus Mengantisipasi Agar Trio Firmansah Tetap Stabil Untuk Liverpool Musim Depan | posmetropadang.co.id

HOWEXPLORE – Selama 2 musim terakhir, trio FIRMANSAH (Firmino, Mane, Salah) menjadi andalan Liverpool dalam mengarungi berbagai kompetisi. Baik, Firmino, Mane, dan Salah menjadi aktor penting keberhasilan Liverpool dalam menggenggam trofi Liga Champion Eropa dan runner up Premier League 2018/2019.

Dengan fakta tersebut, The Reds perlu mengantisipasi agar 3 penyerangnya tersebut tak mengalami cidera musim depan. Hal itu disebabkan jadwal kompetisi sangat padat. Apalagi, selain Premier League dan liga-liga di bawahnya, Inggris memiliki 2 turnamen yang rutin digelar tiap musim dan diikuti seluruh tim yang ada di bawah naungan FA, yaitu Piala FA dan Piala Liga (Carabao Cup).

Apabila Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool tak mengantisipasi hal tersebut, maka bukan tidak mungkin akan menyulitkan perjalanan The Reds di kompetisi yang diikutinya. Musim 2018/2019 lalu The Reds kehilangan Firmino jelang akhir musim. Absennya Firmino cukup berdampak pada permainan The Reds. Akibatnya, Liverpool bermain kurang tajam dan tak mampu melewati Man City di posisi teratas Premier League.

Rekan Firmino, Mohammed Salah tak luput dari cidera. Salah pun harus absen di partai krusial yang dihadapi oleh The Reds. Beruntung pemain pelapis Liverpool seperti Divock Origi dan Xerdan Shakiri mampu menambal absennya para pemain vital itu dengan bermain cemerlang, terutama kala The Reds menghabisi Barcelona dengan 4 gol di babak perempat final Liga Champion.

Firmino yang belum 100 persen fit harus dipaksa bermain kala Liverpool berlaga di final Liga Champion Eropa melawan Tottenham Hotspur. Liverpool bernasib baik dengan memenangkan Liga Champion meskipun Firmino nyaris tidak memiliki peran berarti untuk tim nya di laga tersebut.

Setahun sebelumnya Liverpool bernasib buruk karena Mohammed Salah cidera di partai final Liga Champion menghadapi Real Madrid. Keluarnya Salah di pertengahan babak pertama cukup mengguncang tim nya. Tidak ada satu pemain pun yang mampu menggantikan posisi Salah saat itu, sehingga lini depan The Reds tumpul. Akibatnya, Liverpool harus merelakan trofi Liga Champion dengan mengalami kekalahan 1-3 oleh Real Madrid.

Musim depan, Jurgen Klopp perlu merotasi pemainnya, sehingga meminimalisir potensi cidera yang dialami Firmino, Sadio Mane, dan Mohammed Salah itu. Ada baiknya jika ketiga pemain tersebut tak selalu dimainkan bersama. Selain itu, Liverpool juga dapat memberikan kesempatan bagi penyerang lain seperti Divock Origi, Xerdan Shakiri, dan Adam Lalana untuk memaksimalkan potensi mereka.

Selain pemain-pemain yang disebutkan diatas, The Reds musim lalu sebenarnya masih memiliki Daniel Sturidge, namun sepertinya sang pemain tidak akan diperpanjang setelah kontraknya berakhir Juni 2019. Liverpool sejauh ini berencana mendatangkan seorang penyerang baru untuk musim depan.

Beberapa pemain yang menjadi incaran The Reds adalah penyerang tim nasional Brasil, Neymar Jr, Paulo Dybala, dan Hary Kane. Tapi sejauh ini belum ada satu pun dari ketiga pemain tersebut yang menyatakan sepakat untuk bergabung bersama Liverpool. Selain itu, The Reds mencoba memainkan penyerang mudanya, Rhian Brewster di laga pra musim.

Pada laga pra musim yang dijalaninya, Rhian Brewster tampil cukup menjanjikan. Namun demikian, Jurgen Klopp mengaku belum puas dan tetap perlu mendatangkan minimal satu penyerang baru untuk musim depan.

Jurgen Klopp harus segera mendatangkan penyerang baru di sisa bursa transfer musim panas yang hanya tersisa 3 pekan ini. Hal itu karena trio Firmino, Mane, dan Salah baru saja membela tim nasionalnya mengikuti turnamen antar negara. Seperti diketahui, Firmino belum lama ini membela Brasil menjuarai Copa Amerika 2019.

Sementara, Mo Salah dan Sadio Mane telah membela negaranya di Piala Afrika 2019. Dengan demikian, ketiga pemain ini tidak akan fit saat berlaga di awal kompetisi untuk Liverpool karena kurangnya waktu jeda kompetisi yang mereka jalani. Apalagi Liverpool harus memulai kompetisi lebih awal dengan menghadapi Chelsea di Piala Super Eropa dan melawan Man City di Community Shield.

Seperti dicatat oleh Sky Sports, musim lalu Liverpool menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak dari para penyerangnya. Dari 89 gol yang mereka lesakkan musim lalu, 63 persen diantaranya, yaitu 56 gol dicetak oleh trio Firmino, Sadio Mane, dan Mohammed Salah.