Liverpool Bertemu Bayern Munich, Kedalaman Skuad The Reds Lebih Stabil
howexplore - Liverpool dan Bayern Munich akan bertemu dalam babak 16 besar Liga Champions Eropa Rabu, 20/02/19 dini hari WIB, Liverpool maupun Bayern Munich sama kuat | foto : performgroup.com
howexplore - Liverpool dan Bayern Munich akan bertemu dalam babak 16 besar Liga Champions Eropa Rabu, 20/02/19 dini hari WIB, Liverpool maupun Bayern Munich sama kuat | foto : performgroup.com

HOWEXPLORE – Liverpool dan Bayern Munich akan bertemu dalam babak 16 besar Liga Champions Eropa Rabu, 20/02/19 dini hari WIB. Ada fakta menarik mengenai pertemuan kedua tim di kompetisi Eropa. Baik Liverpool maupun Bayern Munich sama kuat dalam sejarah pertemuannya di Eropa. Liverpool dan Bayern Munich telah bertemu sebanyak 5 kali di Eropa. Sehingga pertarungan kedua tim di leg-1 dan leg-2 16 besar nanti merupakan pertemuan yang keenam dan ketujuh.

Pada catatan pertemuan keduanya, Liverpool baru satu kali mengalahkan Bayern Munich. Sebaliknya, Bayern pun juga baru satu kali menaklukan kandidat juara Premier League tersebut. Sisanya, kedua tim berakhir imbang. Kedua tim terakhir kali bertemu di Liga Champions adalah pada musim 1980/1981. Kala itu Liga Champions masih menggunakan format Piala Champions.

Pada pertarungan yang memperebutkan tiket final itu, kedua tim sama kuat dengan mengakhiri pertandingan dengan seri saat tandang maupun kandang. Namun The Reds unggul agresifitas gol saat menyelesaikan pertandingan di kandang Bayern dengan skor 1-1. The Reds pun akhirnya musim itu dapat merengkuh gelar juara dengan mengalahkan raksasa Spanyol, Real Madrid.

Liverpool dalam kondisi yang bugar. Mereka baru saja menjalani latihan di Spanyol saat kompetisi Liga Inggris sedang libur untuk  tim yang berlaga di Piala FA. Musim lalu mereka mampu menapakkan kaki di final setelah mengalahkan AS Roma di semifinal. Sayangnya mereka kalah di final oleh Real Madrid. Kedalaman skuad yang tidak berimbang disebut sebagai salah satu penyebab kegagalan mereka.

Musim ini The Reds memilki kedalaman skuad yang jauh lebih stabil daripada musim lalu. Pada musim panas lalu, Jurgen Klopp merekrut Xerdan Shakiri, Fabinho, Naby Keita, dan Alisson Becker. Sehingga skuad Liverpool pun lebih kuat untuk berlaga di semua kompetisi.