Liverpool Sukses Habisi Norwich Sebagai Korban Pertama Di Pembuka Premier League
howexplore - Liverpool Sukses Habisi Norwich Sebagai Korban Pertama Di Pembuka Premier League | independent.co.uk
howexplore - Liverpool Sukses Habisi Norwich Sebagai Korban Pertama Di Pembuka Premier League | independent.co.uk

HOWEXPLORE – Liverpool membuka pekan pertama Premier League dengan sebuah hasil yang gemilang. Tampil di kandang sendiri, The Reds membantai tamunya, Norwich City tanpa ampun dengan skor 4-1.

Para pemain The Reds berhak untuk tersenyum setelah laga ini berakhir. Mereka telah mengubur dalam-dalam kekecewaan musim lalu dengan menatap musim baru dengan penuh optimisme.

Sebelum laga dimulai, The Reds sudah berniat menjadikan Norwich City sebagai korban pertama di kompetisi tertinggi Liga Inggris tersebut.

Norwich City Korban Pertama Liverpool

howexplore - Liverpool Mohammed Salah | cbsistatic.com

howexplore – Liverpool Mohammed Salah | cbsistatic.com

Norwich City merupakan tim yang musim lalu bermain di Championship Division, kompetisi kasta kedua dalam piramida Liga Inggris.

Norwich City lolos ke Premier League setelah menjadi juara di Championship Division. Mereka pun percaya diri untuk berlaga di Premier League. Bahkan optimis untuk memberi kejutan kepada tim-tim papan atas Liga Inggris. Sukur-sukur bisa jadi juara seperti Leicester City.

Namun sial bagi Norwich, karena mereka harus langsung berhadapan dengan tim kuat yang musim lalu menjadi runner up Premier League. Tapi mau tak mau, Norwich harus menghadapinya, karena jika tidak, maka mereka akan dinyatakan kalah WO.

Para pemain Norwich bahkan langsung gerogi ketika bis mereka memasuki kota Liverpool. Mereka sangat ketakutan melihat spanduk-spanduk dari suporter The Reds yang menghiasi sudut kota.

Tangan para pemain Norwich terlihat gemetaran hingga secangkir kopi yang ada dalam genggaman tumpah. Tapi sang pelatih, Daniel Farke berusaha menguatkan para pemain bahwa musuh yang dihadapi tidak sekuat yang dibayangkan. “Hanya” runner up.

Jika musuh yang dihadapi kuat, maka harusnya mampu menjadi juara Liga Inggris. Sementara Norwich telah menjadi nomer satu musim lalu. Dengan tidak mengindahkan fakta bahwa Norwich menjadi nomer satu di Championship Division, bukan Premier League.

Liverpool Langsung Menekan Sejak Awal Pertandingan

howexplore - liverpool Vs Norwich | amazonaws.com

howexplore – liverpool Vs Norwich | amazonaws.com

Liverpool langsung melakukan serangan bertubi-tubi sejak kick off babak pertama dimulai. Mereka seakan memberikan ucapan selamat datang ke Premier League kepada Norwich City. Para pemain-pemain Norwich tampak panik dengan serangan The Reds yang sangat frontal.

Kepanikan para pemain Norwich harus dibayar mahal. Saat laga baru berlangsung 7 menit, gawang mereka harus kebobolan. Kebobolannya pun lewat gol bunuh diri.

Proses gol diawali dari Penetrasi yang dilakukan pemain asal Belgia yang bertubuh tinggi besar dan berambut gimbal, Divock Origi. Divock Origi mencoba melakukan serangan dari sisi kiri pertahanan Norwich City.

Para pemain Norwich terlihat nervous menghadapi Origi. “Oh jadi ini pemain yang mencetak gol di final Liga Champion Eropa ke gawang Tottenham musim lalu,” batin para pemain Norwich. Melihat lawan-lawannya nervous, Origi bertambah pede dengan meliuk-liukkan badannya ke kanan dan ke kiri sebelum melakukan umpan ke depan gawang Norwich.

Pemain bertahan Norwich, Hanley mencoba mengusir bola jauh-jauh, namun apa daya, gerogi membuatnya justru menendang bola ke dalam gawangnya sendiri. Hanley pun langsung tersungkur tanda menyesal. Tapi sesal tak berguna di kemudian hari.

Unggul satu gol membuat Liverpool semakin menjadi-jadi melakukan serangan ke benteng pertahanan lawan. Norwich mencoba mengambil hikmah dari gol pertama lawan. Mereka mulai tidak terlihat panik dan berusaha mengontrol emosi serta menaikkan mental.

Kontrol emosi para pemain Norwich bekerja dengan baik. Kini mereka tak lagi gerogi. Mereka bahkan ganti melakukan serangan lewat tendangan dari kaki Marco Stiepermann. Tapi sayang tendangan Stiepermann hanya menyamping ke sisi kanan gawang The Reds.

Pada menit ke 19 Liverpool kembali mencetak gol lewat pemain terbaik Afrika, Mohammed Salah. Mohammed Salah menceploskan gol melalui tendangan cantiknya setelah dikirimi umpan matang oleh Roberto Firmino.

Penjaga gawang Norwich, Tim Krul pun dengan berat hati harus memungut bola untuk kedua kalinya dari gawangnya sendiri. Krul kemudian meyakinkan diri bahwa ia masih menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia.

Sebagai catatan, Tim Krul merupakan penjaga gawang yang bersinar bersama tim nasional belanda di Piala Dunia 2014. Namanya harum semerbak setelah memenangkan adu pinalti melawan Costa Rika. Namun pamornya tenggelam setelah tak lagi memperkuat tim Premier League. Kini ia kembali ke Premier League, bersama tim antah berantah bernama Norwich.

Kembali ke pertandingan, setelah terjadinya gol kedua, Liverpool justru tidak mengendorkan serangan sedikit pun dan tetap melakukan serangan mematikan ke area pertahanan lawan. Hasilnya, pada menit ke 28, Virgil Van Dijk mencetak gol ketiga untuk timnya melalui tendangan sudut hasil umpan Mohammed Salah.

Allison Cidera Bikin Suporter Liverpool Ketar-Ketir

howexplore - alisson-injury-liverpool-norwich-city_0 | s3.si.com

howexplore – alisson-injury-liverpool-norwich-city_0 | s3.si.com

Pada menit ke 35, Liverpool harus menerima sebuah kenyataan pahit. Penjaga gawang andalan mereka, Allison Backer mengalami cidera yang mengharuskannya tidak melanjutkan permainan. Para suporter pun dibuat ketar-ketir dan deg-degan.

Para suporter khawatir bahwa Jurgen Klopp akan memasukkan sang penjaga gawang legendaris, Karius sebagai pengganti Allison. Namun para suporter lega karena yang masuk adalah penjaga gawang baru Liverpool, yaitu Adrian.

Pada menit-menit akhir babak pertama, The Reds menggenapkan kemenangan dengan mencetak gol ke 4 melalui sundulan mematikan Divock Origi. Kepala gimbalnya telah memupus Norwich untuk selama-lamanya.

Liverpool Bermain Kendor Di Babak Kedua

Pada babak kedua, Liverpool mengendorkan permainanannya sekendor-kendornya. Mereka bermain selambat mungkin dan tak berminat menambah gol. Justru Norwich lah yang sempat mencetak sebuah gol hiburan melalui Pukki.

Suporter The Reds bukannya sedih gawang timnya kebobol, tapi justru tertawa ngakak karena pemain lawan memiliki nama yang sangat lucu, yaitu “Pukki”.

Hingga babak kedua berakhir skor 4-1 sama sekali tidak berubah. Yang berubah adalah perasaanku padamu. Dengan hasil ini, Liverpool berada di peringkat 3 di bawah Man City dan Man Utd dengan point sama. Yang membedakan hanyalah amalannya.

Kemenangan ini menjadi modal berharga Liverpool dalam mengarungi musim baru. Mereka berencana menebus kegagalan menjuarai Premier League musim lalu dengan meraih trofi tersebut musim ini. Tapi masih ada Man City dan bangkitnya Man Utd.

Line Up Pemain

Liverpool: Allison backer (Adrian 35), Trent Alexander Arnold, Joe Gomez, Virgil Van Dijk, Andy Robertson, Jordan Henderson (c), Fabinho, Gerorginio Wijnaldum, Mohammed Salah, Roberto Firmino (James Milner 86), Divock Origi (Sadio Mane 74).

Pelatih: Jurgen Klopp

Norwich City: Tim Krul, Max Aarons, Grant Hanley (c), Ben Godfrey, Jamal Lewis, Kenny McLean, Tom Trybull (Onel Hernandez 70), Emiliano Buendia, Marco Stiepermann (Moritz Leitner 58), Todd Cantwell, Teemu Pukki (Josip Drmic 83).

Pelatih: Daniel Farke