Manchester City Siap Memborong 5 Trofi Musim Ini

HOWEXPLORE – Manchester City kini sedang berada di atas angin. Mengapa? Ya karena mereka masih berpotensi meraih 5 trofi musim ini. Manchester City telah menjuarai Community Shield dan Carabao Cup. Dalam dua kompetisi tersebut mereka mengalahkan musuh yang sama, yaitu Chelsea yang katanya salah satu tim terkaya dan terbaik dunia, serta dilatih salah satu pelatih terbaik Eropa namun melempem musim ini.

Sementara itu mereka juga masih bertahan di 3 kompetisi lainnya. Mungkin sedang sayang sayangnya, jadi memilih untuk bertahan. Krik krik. Di Liga Inggris, Manchester City berada di posisi 1 klasemen sementara, terpaut jauh dari tim Manchester lainnya yang katanya lebih hebat dan punya tradisi juara itu, namun tidak mampu menjuarai liga Inggris dalam 5 musim terakhir, padahal sudah gonta ganti pelatih beken.

Satu satunya halangan Manchester City musim ini di Liga Inggris hanya tinggal Liverpool. Namun Man City juga tidak sedikitpun mengkhawatirkan Liverpool. Alasannya ya karena Liverpool sudah seringkali terlihat tangguh untuk menjuarai Premiership, tapi pada akhirnya terpeleset di laga laga terakhir, jadi wajar apabila si batu sandungan yang bernama Liverpool ini akan tersandung dengan sendirinya.

Dari 8 pertandingan sisa musim ini di Liga Inggris, terdapat 2 laga yang diprediksi cukup berat. Yaitu ketika mereka bertemu Tottenham Hotspur dan kembarannya, Manchester United. Tottenham Hotspur perlu diwaspadai, tapi ya diwaspadai sewajarnya saja mengingat tim ini dalam 8 musim terakhir lebih sering kalah ketika ketemu Manchester City. Sementara Manchester United memang tim yang tangguh, namun ketangguhannya sedang luntur.

Setan merah terlihat perkasa di Liga Champion setelah melakukan comeback ajaib di Parc de Princess melawan Paris Saint Germain (PSG). Akan tetapi itu di Liga Champion, nah di liga domestik mereka malah kalah dua kali beruntun melawan musuh yang kualitasnya di bawah mereka, yaitu Arsenal dan Wolverhampton Wanderers. Melawan Arsenal, United tak mampu menahan ledakan meriam meriam dari London Utara yang digerakkan anak anak muda potensial.

Sedangkan di Piala FA, setan merah diterkam oleh segerombolan serigala tua dari Wolverhampton. Jadi, dari hasil itu tentu saja Manchester City optimistis mampu mengalahkan saudara kembarnya tersebut. Selain Tottenham dan Man Utd, lawan lawan lainnya relatif mudah. Asal tetap fokus, rasanya trofi Premiership tak ayal untuk digenggam.

Sementara itu di Piala FA, Manchester City sudah tidak lagi mempunyai lawan yang cukup berarti. Tim tim kuat seperti Man Utd, Liverpool, Arsenal, Chelsea, Tottenham, Leicester, Leeds United telah tersingkir secara menyakitkan. Pada babak semifinal nanti, The Citizens hanya berhadapan dengan tim gurem, Brighton & Hove Albion. Kualitas kedua tim jelas tidak berimbang, bagaikan Megatron melawan Bumblebee.

Apabila Manchester City lolos ke final, mereka akan bertemu salah satu dari Watford atau Wolverhampton Wanderers. Baik Watford maupun The Wolves merupakan tim yang musim ini tampil konsisten di Liga Inggris. Kedua tim selalu berada di peringkat tujuh atau delapan. Tentunya Manchester City diatas kertas masih lebih diunggulkan daripada kedua tim itu, namun ingat bahwa sepakbola bukan Matematika, kimia, atau akuntansi. Sepakbola adalah olahraga dan semua hal bisa terjadi.

Maka jika Man City tidak meremehkan tim tim tersebut, termasuk tidak juga meremehkan Brighton, The Citizens akan mampu meraih Piala FA. Sementara di arena Liga Champion Eropa, The Citizens adalah kandidat juara. Mereka adalah tim yang bermain paling konsisten dengan koefisien kemenangan yang tinggi. Memang, Manchester City belum pernah sekalipun menjuarai Liga Champion, tapi kini mereka berada paling depan untuk meraih tanah yang dijanjikan tersebut.

The Citizens memiliki pelatih yang berpengalaman menjuarai Eropa dan memiliki skuad yang rata adalah dua alasan yang cukup untuk melihat mereka mengangkat trofi Eropa pertamanya.