Real Madrid Akan Kehilangan Si Kriwil, Marcelo
howexplore - Marcelo dibeli Real Madrid dari Fluminense pada tahun 2006 untuk menggantikan pemain legendaris Brasil, Roberto Carlos. , Marcelo langsung menembus tim utama Real Madrid | foto : epimg.net
howexplore - Marcelo dibeli Real Madrid dari Fluminense pada tahun 2006 untuk menggantikan pemain legendaris Brasil, Roberto Carlos. , Marcelo langsung menembus tim utama Real Madrid | foto : epimg.net

HOWEXPLORE – Bek kanan asal Brasil, Marcelo dikabarkan segera menyusul mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo menuju Juventus pada musim panas nanti. Marcelo ingin hijrah dari Real Madrid karena lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Pemain yang memilki rambut kriwil ini hanya tampil 24 kali di semua kompetisi musim ini. Marcelo dibeli Real Madrid dari Fluminense pada tahun 2006 untuk menggantikan pemain legendaris Brasil, Roberto Carlos.

Sejak didatangkan pertama kali, Marcelo langsung menembus tim utama Real Madrid. Ia pun menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia. Sulit untuk para pemain lawan untuk dapat melewati hadangan Marcelo. Marcelo memiliki kebiasaan unik, yaitu sengaja untuk tidak kramas menjelang pertandingan yang dijalaninya agar para pemain lawan terganggu dengan bau rambutnya.

Pada saat perebutan bola pun seringkali Marcelo mengibas ngibaskan rambutnya ke muka lawan sehingga lawan pun merasa risih dan berhenti untuk memperebutkan bola. Bisa jadi kebiasaan ini pula yang sebenarnya tak disukai pelatih Real Madrid saat ini, Santiago Solari. Kebiasaan tak kramas Marcelo menjelang pertandingan membuat rekan rekannya ikut terganggu dengan bau tak sedap rambut Marcelo dan Solari pun ikut terkena imbas dari bau tersebut.

Maka tak salah apabila Solari membangku cadangkan Marcelo agar keramas dahulu atau selamanya tetap dicadangkan. Namun karena Marcelo memilih tak kramas, maka tiada jalan lain bagi Solari untuk menjualnya. Banyak salon salon kecantikan di kota Madrid yang menawarkan potong rambut gratis untuk Marcelo agar tetap bertahan di Real Madrid, tapi tetap saja ia enggan mengorbankan rambutnya.

Marcelo ikut mempersembahkan banyak trofi untuk Real Madrid. 4 trofi La Liga Spanyol, 2 Coppa del Rey, dan 4 Liga Champions Eropa adalah bukti bahwa Marcelo sangat penting untuk Real Madrid. Sayang sekali sepertinya musim 2018/2019 menjadi pengabdian terakhir Marcelo untuk Real Madrid.