Suasana Ruang Ganti Inggris Yang Panas, Berubah Menjadi Sejuk
howexplore - Suasana Ruang Ganti Inggris Yang Panas, Berubah Menjadi Sejuk |newsapi.com
howexplore - Suasana Ruang Ganti Inggris Yang Panas, Berubah Menjadi Sejuk |newsapi.com

HOWEXPLORE – Tim Nasional Inggris secara meyakinkan mengalahkan Kosovo dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020. Laga tersebut digelar di Stadion St. Mary Southampton hari Selasa 10/9/19 dini hari WIB.

Di ruang ganti The Three Lions, sebelum laga dimulai, Raheem Sterling mendekati kapten tim, Harry Kane. Saat itu Harry Kane sedang melakukan ritual seperti yang selalu ia lakukan di Tottenham Hotspur. Yaitu menenangkan diri 1 jam sebelum kick off dimulai.

Mencoba Akrab Di Ruang Ganti Inggris

Sang kapten ternyata memiliki sebuah hal unik yang rutin ia lakukan menjelang pertandingan. Kane akan mandi dan setelah itu duduk menenangkan diri di sudut ruang ganti. Sterling saat itu sebenarnya segan untuk mendatangi Kane.

Ia cukup paham bahwa sang kapten tak mau diganggu oleh siapapun, bahkan istrinya, ketika 1 jam menjelang laga. Begitu pula Sterling, ia belum pernah sekalipun berbicara dengan Kane sewaktu sedang menenangkan diri.

Namun Sterling saat itu sedang gundah. Kane tak pernah mengajaknya bicara sejak bertemu di pemusatan latihan untuk kualifikasi Piala Eropa. Maka Sterling mau tak mau harus ‘mengganggu’ sang kapten supaya ia tak terganggu dengan situasi tersebut.

“Dengar kapten, sorry aku harus mengganggumu, tapi kita harus bicara. Aku tahu Man City dan Tottenham telah bersaing dalam beberapa musim terakhir dan situasinya semakin memanas. Begitu juga awal musim ini. Tapi kini kita sedang berkostum Inggris.” Sergah Sterling.

“Bisakah kamu bersikap seperti biasa? Aku percaya kamu seorang profesional, maka  sudah selayaknya kamu tidak memperlakukanku seperti ini. Aku merindukan masa-masa ketika kamu mentraktir bir seperti saat kita di Moscow 2 tahun lalu.” Tambah Sterling.

Sang kapten memandang rekannya, dan mulai menebar senyumnya.

“Kamu mengganggu ketenanganku saat ini bangsat. Oke, cetaklah gol dan aku akan mentraktirmu bir. Ayo kita siap-siap.” Balas sang kapten sambil berdiri.

Sterling kemudian tersenyum dan memeluk Kane. Lalu ia segera bergegas menuju lapangan untuk pemanasan.

Harry Kane Berhutang Sebotol Bir Kepada Sterling

howexplore - skysports-raheem-sterling-england_4768044

howexplore – skysports-raheem-sterling-england_4768044

Satu jam kemudian kedua pemain, bersama dengan rekan-rekannya telah bersiap untuk kick off. Sterling sempat memandang sang kapten, dan Kane membalasnya dengan anggukan. Sebuah pertanda jika Sterling harus all out di laga itu. Tentu saja bukan sekedar menginginkan sebotol bir.

Wasit meniup peluit. Tuan rumah langsung melakukan serangan lewat Harry Kane, Raheem Sterling, dan Marcus Rashford. Namun karena keasyikan menyerang, Inggris justru kebobol oleh Kosovo. Michael Kane melakukan sebuah blunder yang mampu dimanfaatkan oleh Velon Berisha.

Berisha langsung berteriak ke arah rekan-rekannya. Ia tak percaya telah mencuri gol lebih awal di kandang sang raksasa Britania Raya. Harry Kane berjalan menuju Michael Kane dan menyuruhnya segera bangun.

“Apa yang baru saja kamu lakukan bung? Berdirilah, waktu masih panjang atau keluarlah dari lapangan jika tak mau melanjutkan pertandingan,” ucap Kane kepada Michael Kane.

Namun tak lama untuk The Three Lions bangkit. Raheem Sterling membalas dengan melakukan gol dengan menggunakan kepala plontos-nya.

“Kamu berhutang 1 botol bir kepadaku bangsat, ingat itu,” ucap Sterling kepada Kane.

Kane membalasnya dengan kerlingan mata dan memeluk sang rekan.

“Oke teman-teman, kita masih butuh banyak gol, fokuslah,” kata Kane kepada seluruh rekan-rekannya. Suatu kata-kata untuk mengingatkan jika waktu masih panjang dan banyak kemungkinan yang akan terjadi.

Habis Cetak Gol, Ganti Kasih Umpan Yang Kemudian Menjadi Gol

Pada menit ke-19, Raheem Sterling melakukan penetrasi berbahaya di sisi kiri pertahanan Kosovo. Sterling kemudian mengarahkan bola ke tengah yang langsung disambar Kane dengan tendangan kaki kanan mematikan. Gol, Tuan rumah berbalik unggul. 2-1 untuk Inggris.

Pada menit ke-38, pemain muda The Three Lions, Jadon Sancho yang melihat Harry Kane di kotak pinalti, segera melakukan umpan lambung. Namun, sebelum Kane mampu menyambut bola kiriman Sancho, bek Kosovo, Mergim Vojvoda telah berhasil memotongnya.

Sayangnya, Vojvoda gagal memotongnya dengan sempurna, sehingga bola justru masuk ke dalam gawangnya sendiri. 3-1 untuk tuan rumah. Unggul 3-1 justru membuat The Three Lions makin menggila.

Pemain yang menjadi penyebab terjadinya gol ketiga Inggris, Jadon Sancho melewati beberapa pemain Kosovo dan melepaskan tendangan menggelegar ke gawang tamu. 4-1 untuk tuan rumah. Unggul 3 gol tak membuat anak asuh Gareth Southgate berpuas diri.

Lagi-lagi Sancho menjadi antagonis untuk tim tamu dengan mencetak gol keduanya dalam laga tersebut. Jadon Sancho menutup pesta gol tuan rumah dengan mencetak gol ke gawang tim tamu. 5-1 untuk keunggulan The Three Lions di babak pertama.

“Tagihlah bir mu nanti malam, namun tetaplah bermain seperti tadi. Jangan lemah,” ucap Kane kepada Sterling di ruang ganti Inggris.

Kelengahan Yang Mampu Dimanfaatkan Tim Tamu

Pada babak kedua, tuan rumah mengendorkan permainannya. Hal ini dimanfaatkan tim tamu untuk melakukan serangan. Meski tertinggal 4 gol, Kosovo seperti belum mau untuk menyerah. Kali ini Velon Berisha yang menjadi antagonis untuk tuan rumah.

Pemain yang sudah mencatatkan namanya di papan skor pada babak pertama itu kembali menyarangkan bola di gawang The Three Lions. 5-2 untuk keunggulan raksasa Britania Raya. Tak berapa lama kemudian, Kosovo kembali memaksimalkan kelengahan pemain belakang tuan rumah.

Vedat Muriqi mencoba penetrasi di area terlarang Inggris. Harry Maguire, bek terbaik dunia yang dimiliki Man Utd kemudian menjegal Muriqi dengan cukup keras yang membuat wasit tak perlu ragu memberikan hukuman pinalti.

Muriqi yang dilanggar, maka Muriqi yang maju untuk melakukan eksekusi. Jordan Pickford mencoba melakukan intimidasi kepada Muriqi sebelum pemain Kosovo tersebut mulai menendang bola. Namun hal itu tidak membuat sang pemain kalah mental.

Muriqi dengan tenang menendang bola yang gagal diantisipasi oleh Jordan Pickford. 5-3, Inggris masih memimpin. Tuan rumah mulai kembali merapatkan permainannya setelah gol ketiga Kosovo tercipta.

The Three Lions kembali melakukan tekanan. Tuan rumah kembali mendapatkan peluang untuk mencetak gol keenam. Berawal dari Ross Barkley yang melakukan pergerakan berbahaya di area pertahanan Kosovo. Sang pemain Chelsea itu kemudian dijegal oleh bek lawan.

Wasit menunjuk titik putih. Harry Kane bersiap-siap melakukan tendangan. Ia segera melepaskan tendangan. Namun sayang sekali usahanya masih dapat ditepis dengan sempurna oleh penjaga gawang Kosovo, Arijanet Muric.

Negeri kecil itu ternyata memiliki penjaga gawang yang tak terlalu buruk, meski telah dihantam 5 gol. Sterling yang menyaksikan sang kapten gagal mengeksekusi pinalti segera mendekati Kane. Alih-alih menenangkan, Sterling justru bercanda dengan mengejek sang kapten.

“Tutup mulutmu bangsat,” kata Kane merespon ejekan rekannya.

Pada menit ke-72, Inggris kembali mendapat peluang. Kini giliran Sterling yang mendapatkannya. Aksi individu sang pemain tak mampu dibendung para pemain belakang Kosovo. Sterling yang melihat pertahanan lawannya terbuka, segera melesakkan tendangan.

Namun bola hasil tendangannya masih mengenai tiang gawang. Kini giliran Kane yang mengejek Sterling.

“Tendanganmu sangat bagus, sepanjang pertandingan aku tak melihat seorangpun yang tendangannya mampu kena tiang,” ucap Kane dengan Sarkastik.

“Diam Caps, kamu masih berhutang sebotol bir kepadaku,” kata Sterling.

“Oh ini masih terlalu pagi untuk membuka botol bir,” balas Kane.

Inggris masih terus mendominasi di sisa laga, namun hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol lagi yang tercipta. 5-3 untuk keunggulan tuan rumah.

Kane mendekati seorang pemain Kosovo yang tergeletak lesu di tengah lapangan. Pemain tim tamu tersebut tampak kecewa dengan hasil laga yang dimainkan. Ia menutupi mukanya dengan kedua tangannya.

“Ayo, berdirilah kawan. Tim kamu sudah bermain dengan bagus. Tidak ada tim yang mampu membuat 3 gol ke gawang kami di Britania Raya,” ucap Kane yang mencoba menghibur lawannya sambil mengangkatnya berdiri.

“Terima kasih kawan. Kalian adalah tim yang hebat. Aku berharap kalian kelak akan sukses,” balas pemain Kosovo.

Inggris Tetap Kokoh Di Puncak

Hasil laga tersebut membuat Inggris berada di peringkat pertama dengan jumlah poin 12. Sementara, Kosovo berada di peringkat 3 dengan jumlah poin 8. Kosovo sepanjang kualifikasi Piala Eropa 2020 ini bermain dengan cukup bagus.

Mereka mampu mempersulit tim sekelas Inggris. Bukan tak mungkin Kosovo bakal menjadi kuda hitam dan lolos ke Piala Eropa tahun depan. Sedangkan Harry Kane masih memiliki hutang sebotol bir untuk Raheem Sterling.

Susunan Pemain:

Inggris: Jordan Pickford, Trent Alexander Arnold, Michael Kane, Harry Maguire, Ben Chilwell, Jordan Henderson, Declan Rice, Ross Barkley (Mason Mount 83), Jadon Sancho (Marcus Rashford 85), Harry Kane, Raheem Sterling.

Kosovo: Arijanet Muric, Florent Hadergjonac, Fidan Aliti, Amai Rrahmani, Mergim Vojvoda, Besar Halimi, Idris Voca (Anel Raskaj 59), Valon Berisha (Florent Hasani 85), Bersant Celina, Florent Muslija (Leart Paqarada 46), Vedat Muriqi.